Bogor EduCARE

Kuliah gratis di jaman sekarang??? Emang ada?? Jawabannya ternyata adaa!!! Yuk dilihat dulu ;-)

IMG_1851Hay teman-teman blog yang setia, bertemu lagi dengan saya yang sangat kece ini.

Kali ini saya akan menjelaskan tentang kuliahan gratis yang menjadi salah satu jalan kita untuk meraih kesuksesan.

Apa itu? Yapp, seperti yang udah saya singgung-singgung di post yang terdahulu, kalo saya itu sedang kuliah di Bogor EduCARE; tempat  kuliah yang gratis tapi berkualitas. Nah disini saya akan ada sedikit promosi karena emang tugasnya untuk mempromosikan tempat kuliahan kami ini. Oke, dimulai dari kenapa kampus kita ini bisa gratis. Bogor EduCARE ini adalah sebuah lembaga pendidikan yang didirikan atas kepedulian Bapak Ahmad Kalla yang menjadi pemilik dari perusahaan PT Bukaka Teknik Utama. Dan dari penghasilan perusahaan itu di sisihkan sebagian untuk membiayain kami, maka untuk itu kampus ini bisa menjadi tempat kuliah yang gratis. Masuk akal kan??

Yaa walaupun kita ini tidak mendapatkan degree, tapi kita mendapatkan banyak sekali pendidikan yang menurut saya itu sangatlah berguna. Bukan hanya di bidangnya aja; bidang bahasa inggris, komputer, bisnis, dan lain-lain, tapi kita juga mendapatkan pelalajaran seperti akhlaq, kepribadian, dan yang pasti kasih sayang dari dosen-dosennya.

Disini kita lebih mengutamakan kekeluargaan, rasa peduli dari setiap mahasiswa, kasih sayang setiap dosen sudah menjadi santapan nikmat kita sehari-hari. Dan yang pasti, setiap mahasiswa disini dituntut untuk bisa lebih menyesuaikan diri dan mengatur waktu bagaimanapun dan kepada siapapun.

Untuk lebih jauhnya lagi, silahkan tonton video ini

Atau silahkan kunjungi :

www.pmb.bogoreducare.org atau www.bogoreducare.org

fb: Bogor EduCARE

 

Nah, udah jelaskan gimana itu bogor educare yang sering saya singgung-singgung di postan yang saya buat? Dan mungkin sudah jelas juga bagi kalian yang ingin melanjutkan kuliah untuk kuliah dimana? Pastinya di Bogor EduCARE dong.. hehe

Bisa ko kalian tanya-tanya ke saya lewat BBM atau WA

Saya sebagai mahasiswa disini, dengan jujur saya katakan :

“Walaupun kita diberi banyak tugas atau apapun itu, kita masih tetap semangat, karena masih banyak teman yang lebih peduli untuk terus menyemangati kita di saat bagaimanapun kita. Dan dibalik ini semua, pasti akan ada hikmah bagi kita yang menjalaninya dengan ikhlas dan dengan semangat perjuangan. Eeaaaa. Wkwkwk”

Dan cukup sekian dari saya, sedikit banyaknya semoga dapat bermanfaat. Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan memberikan komentar, baik dan kurang baiknya dari sebuah komentar, saya terima dan saya jadikan perbandingan diri saya untuk memperbaiki diri dan blog ini. Hehe.

 

Sipp lah 😉

 

Follow ig kami    : mc_hanafi

Fb                           : Muhamad Chaerul Hanafi

Twitter                 : McHanafi

Bogor EduCARE

Hold Your Dream And Make It Happens-McHanafi

Selamat malam gan, kembali lagi dengan orang yang sama, tempat yang berbeda dan perasaan dengan orang yang berbeda, eaaaaa :v

Kalian belum tau kan sekarang saya kuliah dimana? Apa menurut kalian gak penting saya kuliah dimana yaa? Wkwk. Eittsss. Jangan sangka dulu nih. Alhamdulillah, sekarang saya lagi kuliah di Yayasan pendidikan mandiri Bogor EduCARE atau yang biasa kita sebut BEC. Tau BEC? Saya yakin sih, kalian kurang tau tentang BEC. Maka dari itu, saya akan sedikit menceritakan tentang saya di BEC ini.

Pada waktu itu, pas saya lagi mengabdikan diri di Tangerang, temen saya –sebut aja namanya madun- nanya katanya saya mau kuliah dimana. Dan saya juga masih bingung mau kuliah dimana dengan keadaan ekonomi keluarga yang lumayan minim, sedangkan saya mau gitu untuk kuliah. Dan dia juga nawarin untuk kuliah di BEC aja katanya. Enak tempatnya, sejuk udaranya, dan yang paling bikin menarik itu gratis biaya pembayarannya 😀 . Maka saya pun mulai ikut buka-buka website yang tertera di brosur, dengan niat yang bisa dibilang setengah-setengah, saya ikutin semua tingkatan penerimaannya. Mulai dari pendaftaran, tes tulis, survey rumah, interview dan Masa Orientasi Mahasiswa (MOM).

Pendaftaran

Pendaftaran ini dimulai pas saya masih di tangerang, saya download formulir pendaftarannya dan saya ini semampunya. Gak tau kenapa saya masih belum ada niat yang kuat untuk daftar disini, mungkin belum terbukti kenyamanannya. Suatu hari, saya pulang ke Bogor dan mulai berniat untuk memberikan formulir yang udah saya isi. Saya baru sadar bahwa formulirnya itu belum lengkap diisi, maka sayapun mengisinya di mushola dekat dengan asrama mahasiswi BEC. Setelah mengisinya dengan benar, maka saya memberikannya ke pihak BEC ini. Dan asal kalian tau, saya hanya sendiri memberikan formulir itu, tanpa didampingi oleh wali. Ada sedikit rasa iri kepada yang lain yang sedang memberikan formulir itu dengan ditemani oleh keluarga atau orang tua mereka. Hiks

Singkat cerita, selesailah proses pendaftaran dengan memberikan formulir yang sudah saya isi tadi.

Tes Tertulis

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, tapi bulan belum tergantikan. Saya mendapat kabar untuk mengikuti tes tertulis ini. Saya ikuti pula tes ini dengan lumayan bersungguh-sungguh karena sayang juga saya udah daftar dan masa gak ikut gitu aja, kan ngecewain kalo gitu mah. Dan sedihnya lagi, saya gak ditemenin keluarga buat tes ini, saya kaya orang yang tersesat. Menyendiri dan kebingungan. Untung kaka-kakanya baik, jadi saya di anter ke tempat tes itu. Dan alhamdulillah juga, disini bisa lulus untuk naik ke tingkat selanjutnya, yaitu survey rumah.

Survey

Nah pas survey ini, kebetulan, eh bukan kebetulan sih, udah takdir. Pas itu saya lagi nikmat-nikmatnya tidur, eh taunya ada tamu. Ibu saya pun bangunin saya buat ketemu tamu itu, yang mereka itu adalah salah dua dosen dari BEC yang bertugas untuk survey ke rumah saya. Bermacam pertanyaan telah dijawab oleh saya dan ibu saya. Percakapan akhir kita itu bahwa saya tinggal liat pengumuman kelulusan di tanggal tertentu, saya lupa tanggal berapanya :D. Tibalah saatnya pengumuman itu, dan booommm, saya keterima juga untuk melanjutkan proses penerimaan ini ke tahap selanjutnya yaitu interview

Lokasi Survey

Interview

Nah kalo pas interview ini, saya alhamdulillah ditemenin sama kaka saya, yaa lumayanlah saya jadi ada temen ngobrol. Kenapa saya ditemenin juga akhirnya? Soalnya tes interview ini mewajibkan kita para calon mahasiswa buat bawa wali atau pendamping keluarga kita. Maka dari itu, dikarenakan orang tua saya lagi kerja, saya ngajak kaka saya aja. Seperti layaknya interview biasa, saya dan kaka saya di tanyain berbagai hal tentang kehidupan saya. Singkat cerita, selesailah interview ini dan seperti biasa, saya tinggal nunggu pengumuman hasil tes ini. Dan setelah jatuh hari H, saya liat di webnya dan alhamdulillah, saya lulus juga tes terakhir. Iya tes terakhir, tapi saya belum resmi jadi mahasiswa BEC ini. Tinggal 1 proses terakhir. Proses yang lumayan membahagiakan. Yaitu Masa Orientasi Mahasiswa (MOM)

Masa Orientasi Mahasiswa (MOM)

Disinilah hal-hal yang seru dimulai. Temen baru, aktivitas baru, tempat baru, adaptasi baru, pacar baru ehhh :v, enggak lah itu mah. Gak ngerti pacar-pacaran. Masih polos  -_-

Saya dapet di gugus G atau kita nyebutnya Generous. Keluarga baru kecil yang penuh keceriaan. Kita berjuang sama-sama sampe akhirnya kita dipisahkan dengan adanya pembagian kelas belajar. Tapi sebelum itu, saya dan Generous ini pernah bikin kehebohan dengan yel-yel yang kita buat. Dan dengan kehebohan-kehebohan yang lain kaya misalkan kita teriak-teriak gak jelas gitu sampe dikira kaya orang gila. Wkwk. Ya biarin lah, namanya ge belum kenal jadi yaa bodo amat.IMG_0696

Telah sampailah kita di penghujung proses dan berakhir pula MOM yang selama 3 hari ini lumayan menguras tenaga. Dan alhamdulillah kita udah resmi jadi mahasiswa BEC. saat itu, saya juga bukan Cuma sedikit senengnya, saya ngerasa seneng banget karena bisa jadi mahasiswa BEC. Dan saya mulai ngerasa nyaman disini.

Setelah libur hari minggu, dan setelah dibagiin kelas juga, saya menuju kelas baru saya dengan berbagai macam orang yang sangat berbeda karakter. Saya mendapatkan kelas yang lumayan garing awalnya. Saya dapet bagian di kelas C alias kelas Confident. Beberapa hari setelah perkenalan dikelas, kita udah dapet julukan sebagai kelas yang garing, pasif dan lain-lain. Oh iya, waktu itu juga saya dikasih amanah sebagai ketua kelas di kelas Confident. Dan saya sebagai ketua kelas disitu ngerasa harus ada yang diperbaiki di kelas ini. Singkat cerita kita obrolin baik-baik sampe kita bisa berubah juga.

Tawa canda, tangis haru, suka duka, riang senang, semuanya kita jalanin, sampe kita semua ngerasa kalo kita itu bener-bener keluarga. Banyak tangis yang terjadi di kelas Confident ini. Semua kesedihan kita jadiin pelajaran. Semua tawa kita jadiin sebagai obat penghilang bosan dan jenuh. Saya sebagai ketua kelasnya sangat tidak mau kehilangan mereka. Saya sebagai ketua kelasnya merasa bangga dengan mereka, karena pada akhirnya kita yang dibilang sebagai kelas yang membosankan, kelas yang pasif, kelas yang garing oleh 3 dosen sekaligus, bisa menjadi kelas terbaik di cawu itu, semuanya bukan karena saya sebagai ketua kelasnya bukan. Bukan juga karena merekanya yang sering melakukan hal-hal baik bukan. Tapi ini semua berkat proses kita untuk menjadi lebih baik, proses kita untuk bisa belajar dari kesalahan, proses kita untuk bisa merubah diri kita menjadi lebih baik, ini semua karena kita semua yang memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi. Rasa peduli yang tinggi. Kemauan berubah yang tinggi. Kebersamaan yang sangat berarti.IMG-20161217-WA0007

Pernah dulu saya menitihkan air mata karena kecewa terhadap mereka yang masih berperilaku seperti anak kecil. Pernah dulu saya marah terhadap mereka karena sulit untuk membedakan waktu bercanda dan waktu serius. Dan pernah juga dulu saya menangis karena tidak mau berpisah dengan mereka. Banyak pelajaran yang saya dapat. Banyak pengalaman berharga yang saya peroleh. Kita sudah tidak malu lagi untuk mengeluarkan air mata di depan diri kita sendiri. Kita sudah menerima sikap diri kita masing-masing. Sudah seperti keluarga sendiri. Bukan seperti, tapi memang sudah menjadi keluarga.

Terkadang saya rindu saat dimana kita tertawa bersama, belajar bersama, saling memotivasi, saling memberi dukungan, saling peduli, saling meledek, saling bercanda, makan semangka bersama, diomelin bersama, kena marah bersama, saling keras kepala, saling bantu, saling menangisi kesalahan bersama, saling berbaik hati, saling kerjasama; haaaaaaaahhhh, terlalu banyak kenangan bersama kalian. Maaf yaa buat yang baca ini, saya belum kuat buat nahan air mata. Saya akui, saya nangis untuk kesekian kalinya untuk Confident. Terima kasih Confident udah jadi motivasi saya selama di BEC ini. Tanpa kalian, saya gak akan semangat kaya gini. Selesai.

#####

Naaahhhh, buat calon-calon mahasiswa yang mau kuliah tapi belum ada dananya, bisa deh kuliah disini. In sya Allah gak akan nyesel. Dosennya juga sangat baik-baik. Temen-temennya in sya Allah nyenengin. Kalo saya nyebutnya “BKB” alias Bukan Kuliah Biasa. Spesial banget. Unccchh deh pokonya. Wkwkwk. Bukan Cuma mendalami pelajaran, tapi juga mendalami tentang akhlak, kepribadian dan lain-lainnya. Banyak banget nget nget pengalaman yang bisa didapet. Kenapa saya bisa bilang kaya gini, karena ini sesuai dengan pengalaman saya pribadi. Satu hal lagi sebelum penutupan. Bahwa saya rindu Confident. Terima kasih 😉

 

Belajar, Bogor EduCARE, Uncategorized

How to Be The Great Leader (Cara Menjadi Leader yang Baik) – McHanafi

Oke gan, kita sekarang mau nerusin artikel yang ane buat di blog ane yang satu lagi. Tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik. Tentu kita tahu bahwa menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Maka dari itu, ini ada tips tentang menjadi pemimpin yang baik versi Muhamad Chaerul Hanafi. Check it out !! 😉

  1. Kenalin seluruh anggota yang ente pimpin, baik itu namanya, sikapnya, sifatnya maupun kebiasanaannya, bahkan kalo perlu juga hobi dan juga kesukaannya. Seluruh yaa, bukan Cuma segelintir. Ketika kita kenal dengan lawan bicara kita, pasti dia itu merasa senang dan mungkin juga tertarik dengan kita, apalagi kalo kita baru kenal tapi kita udah tahu banyak tentang dia. Jadi hal pertama yang kita lakuin kalo jadi pemimpin yaitu mengenal.
  2. Sering membuat percakapan dengan anggota. Dengan memperbanyak percakapan kita akan merasa semakin dekat dengan anggota kita, sehingga anggota kita juga akan menjadi segan dan mungkin akan mengerti tentang kita. Apalagi ngomongin tentang kesukaan mereka, pasti akan lebih menarik perhatian mereka dan mereka pun pasti akan mulai menyukai kita.
  3. Mengadakan kumpul bersama walaupun hanya sebatas ngobrol-ngobrol gak jelas. Dengan kita memperbanyak aktifitas bersama anggota, akan ada chemistry yang tumbuh perlahan dari anggota ke pimpinan, maupun dari pimpinan ke anggota, dan itu kalo bisa dilakuin secara rutin dan terkontrol. Selain kumpul-kumpul juga kalo bisa sekalian ngomongin sesuatu tentang arah kelompok kalian, mau ke arah lebih baikkah? Atau sebaliknya.
  4. Mengambil hati anggota kita. Bukan dengan cara ngebelek dadanya terus kita ambil hatinya bukan, tapi kita kasih petuah atau motivasi kepada mereka. Sehingga menimbulkan rasa semangat bagi mereka. Tip ini yang paling penting menurut ane, supaya kita bisa menjadi seorang pemimpin yang baik dan juga bisa diterima oleh anggota kita. Lakuin tip ini walaupun sampai kita menitiskan air mata kita. Dan kalo kita udah bisa nangis depan mereka, maka kemungkinan besar, kita bisa dengan mudah mengambil hati mereka.

Yaa mungkin itu aja tips dari ane tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik bagi anggota, bukan hanya baik, tapi juga diterima oleh anggota. Mohon maaf atas kelebihan dan kekurangannya. Jangan lupa komentarnya dan juga saran buat ke depannya. Thanks 😉2

Bogor EduCARE

Pengalaman Belajar Web Internet di Bogor EduCARE

Lab komputer Bogor EduCARE (bogoreducare.org)
Lab komputer Bogor EduCARE (bogoreducare.org)

Disini kita akan ngebahas ketika ane belajar di Bogor EduCARE (BEC) mata kuliah Web Internet. Nah gan, dulu tuh kita belajar di BEC dengan banyak mata kuliah yang diajarkan dengan berbagai macam keahlian. Ditemani dengan dosen-dosen yang sangat baik, perhatian dan memiliki rasa peduli yang tinggi, kita semua sangat menikmati belajar di sini. Sekian 🙂